Perlu Login atau Daftar untuk menyerahkan naskah.

Penulis yang ingin memasukkan naskah harus memperhatikan poin-poin di bawah ini. Jika naskah tidak sesuai dengan persyaratan yang telah dicantumkan, ada kemungkinan naskah tersebut akan dikembalikan.

  • Naskah belum pernah diterbitkan sebelumnya, dan tidak sedang dalam pertimbangan untuk diterbitkan di jurnal lain (atau sudah dijelaskan dalam Komentar kepada Editor).
  • File naskah dalam format dokumen OpenOffice, Microsoft Word, atau RTF.
  • Referensi yang dapat diakses online telah dituliskan URL-nya.
  • Naskah diketik dengan teks 1 spasi; font 12; menggunakan huruf miring, bukan huruf bergaris bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, gambar, dan tabel diletakkan dalam teks pada tempat yang diharapkan, bukan dikelompokkan tersendiri di akhir naskah.
  • Naskah mengikuti aturan gaya selingkung dan bibliografi yang disyaratkan dalam Panduan Penulis.

Petunjuk Penulisan Artikel

Naskah manuskrip yang sudah memenuhi petunjuk penulisan Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer (dalam format MS Word atau Openoffice Writer) harus dikirimkan dengan Online Submission System di portal E-Journal (http://e-jurnal.stiaalazka.ac.id/index.php/ojs-hipotesa) setelah mendaftarkan sebagai Penulis di bagian "Register". Prosedur pengiriman naskah secara online dapat dilihat di bagian akhir petunjuk ini.

Penulis harus menggunakan template yang disediakan oleh Jurnal Hipotesa. Petunjuk Penulisan Artikel dan template dapat diunduh di alamat berikut ini (berlaku mulai Volume 6 Nomor 4 Tahun 2018):

Setiap artikel yang dikirimkan ke editorial Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer tidak dipungut biaya apapun (gratis - no page charge ) termasuk gratis biaya pemrosesan artikel. Biaya publikasi ditanggung penerbit jurnal ini.

Petunjuk Umum

Setiap naskah yang dikirimkan ke redaksi Hipotesa harus mengikuti petunjuk penulisan ini. Jika artikel tersebut tidak sesuai dengan panduan ini maka tulisan akan dikembalikan sebelum ditelaah lebih lanjut.

Ketentuan umum dalam penulisan naskah Jurnal Hipotesa adalah sebagai berikut:

  1. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris;
  2. Naskah ditulis dengan ejaan yang benar, tata kalimat dan tata paragraf yang sesuai dengan tata bahasa yang digunakan;
  3. Naskah harus ditulis dengan ukuran bidang tulisan A4 (210 x 297 mm) dan dengan format margin kiri 25 mm, margin kanan 20 mm, margin bawah 20 mm, dan margin atas 30 mm;
  4. Naskah harus ditulis menggunakan template naskah yang telah disediakan.
  5. Judul artikel ditulis dengan jenis huruf Times New Roman dengan ukuran font 14 pt, dicetak tebal dan rata tengah serta menggunakan title case.
  6. Jika naskah ditulis dalam bahasa Indonesia, gunakan padanan kata berbahasa Indonesia untuk kata-kata atau istilah asing. Jika tidak ditemukan, istilah asing ditulis dengan huruf miring (italic ).
  7. Penulisan bab di bagian isi naskah (Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, dan Kesimpulan) harus diberi nomor urut format angka Romawi berurut dimulai dari angka satu. Judul bab ditulis dengan huruf tebal dengan format Title Case dan disusun rata tengah tanpa garis bawah.
  8. Subbab ditulis dengan huruf tebal dengan format sentence case dan disusun rata kiri dan menggunakan format penomoran level satu menggunakan format huruf kapital mulai dari A. Penggunaan subbab sebaiknya diminimalkan .
  9. Gambar dan tabel diletakkan sehingga posisinya ada di sebelah atas halaman;
  10. Setiap gambar harus dijamin dapat tercetak dengan jelas (ukuran font, resolusi dan ukuran garis harus dapat tercetak jelas);
  11. Setiap gambar harus diberi judul gambar (figure caption) di sebelah bawah gambar tersebut dan ber nomor urut angka Arab diikuti dengan judul gambar, seperti ditunjukkan dalam Gambar 1;
  12. Setiap tabel harus diberi judul tabel (table caption) dan bernomor urut angka Arab di sebelah atas tabel tersebut diikuti dengan judul tabel, seperti ditunjukkan dalam Tabel 1 ;
  13. Tabel harus tidak mengandung garis-garis vertikal , sedangkan garis-garis horisontal hanya diberikan di heading tabel dan bawah tabel.
  14. Gambar dan tabel dan diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom di antara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman (satu kolom);
  15. Naskah harus mematuhi penggunaan SI (Sistem Internasional untuk Unit) yang benar dan prinsip dasar terkait kuantitas  dan satuan
  16. Setiap persamaan ditulis rata tengah kolom dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung dan ditempatkan di bagian akhir margin kanan. Persamaan harus dituliskan menggunakan Equation Editor dalam MS Word atau Open Office. Persamaan tidak diperkenankan ditempel di naskah sebagai gambar;
  17. Rujukan atau sitasi ditulis di dalam uraian/teks adalah sesuai dengan format IEEE ( numbering ). Angka untuk tiap item rujukan ditulis dalam tanda kurung siku, misalnya [1]. Beberapa rujukan dapat dituliskan dengan kurung siku terpisah, misalnya [2], [4], [5], [7]-[9].
  18. Penyebutan nama penulis rujukan dilakukan dengan menuliskan nama akhir penulis dan menyebutkan nomor rujukan, misalnya seperti dinyatakan dalam Widianto [2], Widianto dan Rochim [3] serta oleh Widianto dkk. [4];
  19. Aplikasi manajemen referensi, seperti MendeleyZotero atau Endnote, sebaiknya digunakan oleh penulis saat menyisipkan referensi atau membuat daftar pustaka dalam naskah.

Petunjuk Khusus

Naskah manuskrip yang ditulis harus tersusun atas komponen-komponen artikel ilmiah berikut (sub judul-sesuai urutan), yaitu sebagai berikut:

  1. Judul Artikel: Judul naskah harus dituliskansecara singkat dan jelas, dan harus menunjukkan dengan tepat hasil riset yang telah dilakukan, tidak memberi peluang dan penafsiran yang berragam. Judul artikel tidak boleh mengandung singkatan kata yang tidak umum digunakan. Kemukakan terlebih dahulu gagasan utama artikel baru diikuti dengan penjelasan lainnya.
  2. Nama Penulis dan Afiliasinya: Semua nama lengkap penulis (terdiri dari firstname dan lastname) dicantumkan dalam naskah tanpa gelar akademik. Penulis koresponensi harus ditandai dengan tanda asterisk *). Jika penulis lebih dari satu, nama penulis dipisahkan dengan koma (,). Afiliasi penulis dituliskan lengkap di bawah baris penulis. Afiliasi harus tidak menyebutkan kedudukan penulis, misalnya dosen atau mahasiswa. Tandai nama-nama penulis dengan superscript nomor afiliasi di belakang nama;
  3. Abstrak dan Kata Kunci: Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia jika artikel berbahasa Indonesia. Jika artikel berbahasa Inggris, cukup tuliskan dalam Inggris. Jumlah kata dibatasi maksimal 200. Abstrak harus dibuat seringkas mungkin, akurat dan jelas serta menggambarkan apa yang Anda lakukan dan menegaskan hasil penelitian/pengembangan kunci. Kata kunci Inggris sebanyak 3-5 kata kunci disisipkan setelah abstrak Inggris, sedangkan kata kunci Indonesia setelah abstrak Indonesia. Tiap kata kunci dipisahkan dengan tanda titik koma (;).
  4. Pendahuluan : Pendahuluan harus berisi (secara berurutan) latar belakang umum, kajian literatur terdahulu (state of the art) sebagai dasar pernyataan kebaruan ilmiah dari artikel, analisis gap dari apa yang telah dihasilkan oleh peneliti terdahulu dan pernyataan pentingnya penelitian Anda dilakukan. Di bagian akhri pendahuluan harus dinyatakan secara eksplisit tujuan kajian artikel tersebut. Di dalam format artikel ilmiah tidak diperkenankan adanya tinjauan pustaka sebagaimana di laporan penelitian, tetapi diwujudkan dalam bentuk kajian literatur terdahulu (state of the art) untuk menunjukkan kebaruan ilmiah artikel tersebut. Penulis harus menghindari duplikasi/pengulangan penjelasan yang tidak perlu atas karya sendiri/orang lain yang telah diterbitkan.
  5. Metode Penelitian :Metode penelitian menjelaskan tahapan penelitian/pengembangan yang dilakukan untuk mencapai tujuan/sasaran penelitian. Tiap tahap dijelaskan secara ringkas (misalnya tiap tahap dalam satu paragraf). Informasikan juga bahan/materi/platform yang digunakan dalam penelitian, meliputi subjek/bahan yang diteliti, alat / perangkat lunak bantu yang digunakan, rancangan percobaan atau desain yang digunakan, teknik pengambilan sampel, rencana pengujian (variabel yang akan diukur dan teknik mengambil data), analisis dan model statistik yang digunakan.
  6. Hasil dan Pembahasan : Hasil dan pembahasan berisi hasil-hasil temuan penelitian/pengembangandan pembahasannya secara ilmiah. Tuliskan temuan-temuan ilmiah (scientific finding) yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan tetapi harus ditunjang oleh data-data yang memadai. Temuan ilmiah yang dimaksud di sini adalah bukan data-data hasil penelitian yang diperoleh. Temuan-temuan ilmiah tersebut harus dijelaskan secara saintifik meliputi: Apakah temuan ilmiah yang diperoleh? Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengapa trend variabel seperti itu? Semua pertanyaan tersebut harus dijelaskan secara saintifik, tidak hanya deskriptif, bila perlu ditunjang oleh fenomena-fenomena dasar ilmiah yang memadai. Selain itu , harus dijelaskan juga perbandingannya dengan konsep-konsep yang telah ada serta perbandingannya dengan penelitian-penelitan sebelumnya, apakah hasilnya penelitian sesuai atau tidak, menjadi lebih baik atau tidak dan aspek lainnya. Hasil-hasil penelitian dan temuan harus bisa menjawab hipotesis penelitian di bagian pendahuluan. Di bab ini juga disarankan untuk menuliskan implikasi hasil penelitian baik teoritis maupun penerapan.
  7. Kesimpulan : Kesimpulan cukup menjawab hipotesis dan/atau tujuan penelitian atau temuan ilmiah yang diperoleh. Kesimpulan bukan berisi perulangan dari hasil dan pembahasan, tetapi lebih kepada ringkasan hasil temuan seperti yang diharapkan di tujuan atau hipotesis. Bila perlu, di bagian akhir kesimpulan dapat juga dituliskan hal-hal yang akan dilakukan terkait dengan gagasan selanjutnya dari penelitian tersebut. Kesimpulan dinyatakan sebagai paragraf . Numbering atau itemize tidak diperkenankan di bab ini. Subbab (misalnya A. Kesimpulan, B. Saran) juga tidak diperkenankan dalam bab ini.
  8. Ucapan Terima Kasih (Opsional): Ucapan terima kasih hanya ditujukan kepada pemberi dana penelitian atau donatur. Ucapan terima kasih dapat juga disampaikan kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan penelitian.
  9. Daftar Pustaka: Semua rujukan-rujukan yang diacu di dalam teks artikel harus didaftarkan di bagian Daftar Pustaka. Daftar pustaka harus berisi minimal 10 (sepuluh) pustaka-pustaka acuan yang berasal dari 80% sumber primer (jurnal ilmiah, prosiding konferensi, buku referensi hasil penelitian) yang diterbitkan 5 (lima) tahun terakhir. Format sitasi dan penyusunan daftar pustaka harus mengikuti format IEEE. Penulisan sistem rujukan di dalam teks artikel dan penulisan daftar pustaka sebaiknya menggunakan program aplikasi manajemen referensi, misalnya Mendeley, EndNote, atau Zotero, atau lainnya. Berikut adalah contoh penulisan rujukan dari berbagai sumber.

Cara Mensitasi Referensi

Semua referensi harus diacu dalam naskah. Gunakan format berikut untuk melakukan sitasi:

as shown by Brown [4], [5]; as mentioned earlier [2], [4]-[6], [9]; Smith [4] and Brown and Jones [5]; Wood et al. [7]; as demonstrated in [3]; according to [4] and [6]-[8].

Gunakan et al. jika terdapat tiga nama atau lebih untuk suatu referensi yang disitasi di naskah.

Format referensi dari jurnal online/e-jurnal/transactions

Jika terdapat 6 nama penulis atau lebih, maka gunakan nama penulis utama dan diikuti dengan et al.

[1] H. Ayasso and A. Mohammad-Djafari, "Joint NDT Image Restoration and Segmentation Using Gauss–Markov–Potts Prior Models and Variational Bayesian Computation," IEEE Transactions on Image Processing, vol. 19, no. 9, pp. 2265-77, 2010. [Online]. Available: IEEE Xplore, http://www.ieee.org. [Accessed Sept. 10, 2010].
[2] A. Altun et al., "Understanding hypertext in the context of reading on the web: Language learners' experience," Current Issues in Education, vol. 6, no. 12, July 2003. [Online]. Available: http://cie.ed.asu.edu/volume6/number12/. [Accessed Dec. 2, 2004].
[3] H. Imron, R. R. Isnanto, and E. D. Widianto, "Perancangan Sistem Kendali pada Alat Listrik Rumah Tangga Menggunakan Media Pesan Singkat (SMS)," Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, vol. 4, no. 3, pp. 454-462, Agustus 2016. [Online]. doi: http://dx.doi.org/10.14710/jtsiskom.4.3.2016.454-462. [Diakses 4 September 2016].

Format referensi dari jurnal cetak

[4] J. R. Beveridge and E. M. Riseman, "How easy is matching 2D line models using local search?" IEEE Transactions on Pattern Analysis and Machine Intelligence, vol. 19, pp. 564-579, June 1997.

Format referensi dari prosiding konferensi/seminar
[5] L. Liu and H. Miao, "A specification based approach to testing polymorphic attributes," in Formal Methods and Software Engineering: Proc.of the 6th Int. Conf. on Formal Engineering Methods (ICFEM 2004), Seattle, WA, USA, November 8-12, 2004, J. Davies, W. Schulte, M. Barnett, Eds. Berlin: Springer, 2004. pp. 306-19.
[6] J. Lach, "SBFS: Steganography based file system," in Proc. of the 2008 1st Int. Conf. on Information Technology (IT 2008), Gdansk, Poland, May 2008, pp. 1134-1145 [Online]. Available: IEEE Xplore, http://www.ieee.org. [Accessed: 10 Sept. 2010].

Format referensi dari chapter buku

[7] A. Rezi and M. Allam, "Techniques in array processing by means of transformations, " in Control and Dynamic Systems, Vol. 69, Multidimensional Systems, C. T. Leondes, Ed. San Diego: Academic Press, 1995, pp. 133-180.
[8] O. B. R. Strimpel, "Computer graphics," in McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 8th ed., Vol. 4. New York: McGraw-Hill, 1997, pp. 279-283.

Format referensi dari datasheet

[9] FLEXChip Signal Processor (MC68175/D) , Motorola, 1996.

Format referensi dari thesis/skripsi

[10] A. Karnik, “Performance of TCP congestion control with rate feedback: TCP/ABR and rate adaptive TCP/IP,” M. Eng. thesis, Indian Institute of Science, Bangalore, India, Jan. 1999.
[11] F. Sudweeks, "Development and Leadership in Computer-Mediated Collaborative Groups,"Ph.D. [Dissertation]. Murdoch, WA: Murdoch Univ., 2007. [Online]. Available: Australasian Digital Theses Program.

Format referensi dari laporan penelitian / technical report

[12] J. Padhye, V. Firoiu, and D. Towsley, “A stochastic model of TCP Reno congestion avoidance and control,” Univ. of Massachusetts, Amherst, MA, CMPSCI Tech. Rep. 99-02, 1999.

Format referensi dari standar

[17] European Telecommunications Standards Institute, “Digital Video Broadcasting (DVB): Implementation guidelines for DVB terrestrial services; transmission aspects,” European Telecommunications Standards Institute, ETSI TR-101-190, 1997. [Online]. Available: http://www.etsi.org. [Diakses: Aug. 17, 1998].